Akusutarji’s Blog

Menanti hari yang cerah

Demi buah hati yang tersayang

buah hati yang tersayang

buah hati yang tersayang

Banyak para ibu yang merelakan demi sang anak untuk bisa hidup secerah mungkin. Yang dimana sang ibu pun rela membanting tulang untuk memenuhi kehidupan sang buah hati tercinta. Bahkan yang lebih parah lagi sang ibu pun rela mencuri demi susu sang anak. Dan ibu pun tidak memperdulikan bagaimana kondisi ibu tersebut. Yang paling terpenting bagi hidup ini adalah sang anak, yang semoga anak tersebut bisa menjadi anak yang berguna dan berhasil dalam kehidupan nantinya. Sang ibu pun rela tidak makan demi sang anak. Dan pada zaman sekarang ini ma…….sih………….ada yang membangkang kepada orang tua. Yang dimana sang anak tersebut sudah tidak lagi memperdulikan sang ibunya.

Sehingga setelah mereka hidup sukses sang anak pun sudah tidak memperdulikan kondisi orang tuanya. Yang selama ini sudah merawat mereka dan mendidik mereka dari kecil hingga mereka berhasil untuk mencapai tujuannya. Dan semua itu tidak lepas dari doa dan dukungan dari orang tua.

Sangat tidak terpuji sekali bagi anak yang tidak mau berterima kasih kepada orang yang selama ini membuatnya mereka berhasil seperti sekarang ini. Saya menyarankan kepada sekalian untuk saling berlomba-lomba dalam kebaikan. Dan menjauhkan semua dari hal-hal yang membuat orang tua kita menjadi sedih. Karena didunia ini kita hanya sementara, dan seyogyalah kita wajib taat kepada orang tua. Apalagi orang tua kita sendiri. Jangan sampai kita menyesal dikemudian hari, oleh karena itulah peran kita sebagai anak untuk berbakti kepada orang tua.

Yang dimana surga itu berada di telapak kaki ibu. Dan para sahabat pernah menanyakan kepada Rosullulah tentang,  siapa yang paling kita dahulukan kita hormati,? dan Rosullulah menjawab ibu….ibu…ibu..dan kemudian barulah ayah. Kurang lebih seperti itu…oleh karena itulah Rusullulah menjujung tinggi sekali peran kedua orang tua.

Iklan

pmpWed, 13 May 2009 13:46:28 +000046Rabu 29,2009 - Posted by | kbm, keluarga, Uncategorized |

4 Komentar »

  1. Ibu..
    kasihnya memang tiada batas…
    harus banyak berbakti pada beliau

    Komentar oleh ekaria27 | pmpFri, 15 May 2009 16:19:45 +000019Jumat 29,2009 | Balas

  2. aku setuju bnget mba…?

    Komentar oleh akusutarji | pmpFri, 15 May 2009 16:25:54 +000025Jumat 29,2009 | Balas

  3. Oh ibu……, kau lah kasih se..,jati. Ku panjat kan doa untuk mu ibu..?

    Komentar oleh cantony | pmpFri, 03 Jul 2009 18:52:34 +000052Jumat 29,2009 | Balas

    • Emang tak ada duanya ton……kasih Ibu sepanjang masa….

      Komentar oleh sutarji | ampSat, 04 Jul 2009 10:08:29 +000008Sabtu 29,2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: